Panic Attack!

Itu pasti yang suka dirasain oleh orang tua kalo anaknya kenapa2..apalagi kalo menyangkut keselamatan si anak dan kondisinya dalam keadaan GAWAT DARURAT..doohhh..pasti panik banget deh..ga bisa mikir..pengen nangis..trus jadinya ga karu2an..yang dilakuin bukannya meringankan derita si anak, tapi jangan2 malah memperparah..huhuhu..jangan sampe yaaaa..

Nah kebetulan di Pesat12Jakarta ada sesi yang khusus ngebahas tentang kegawatdaruratan pada anak..dan alhamdulillah gue dikasih kesempatan buat belajar..pembicaranya pun seorang dokter, namanya dr. Yoga Pranata, beliau sepertinya ahli urusan bginian karena sering tugas ke daerah2 yang kasusnya suka “aneh2”

Gue coba tulis ulang apa yang gue dapet di seminar kemaren ya, it’s gonna be a long story, semoga bermanfaat buat yang baca *siap2 ya*

Rules pertama dalam menangani keadaan gawat darurat pada anak adalah JANGAN PANIK

sebenernya keadaan yang bagaimana siy yg masuk kategori Gawat Darurat?

Gawat darurat bisa diartikan sebagai keadaan yang mengancam nyawa dan membutuhkan penanganan segera.

Contohnya : tenggelam, tersengat listrik, tersedak, serangan jantung, reaksi alergi berat.

Tersayat pisau, mimisan, digigit binatang, patah tulang tangan atau kaki masuk ke kategori darurat tetapi tidak gawat. Butuh penanganan segera namun tidak mengancam nyawa.

that is why kita perlu bekali diri qta kalo terjadi apa-apa dengan orang-orang di sekeliling qta..bisa anak qta, orang tua qta, atau siapa aja..

Bantuan Hidup Dasar :
1. Prevention/pencegahan : ini harusnya dapat dilakukan oleh setiap orang..baik orang tua si anak, seluruh anggota keluarga di rumah termasuk pembantu & baby sitter. Jadi kita harus mencegah hal-hal yang bisa menyebabkan bahaya..misalnya colokan listrik diletakkan di atas agar tidak mudah dijangkau anak yang lagi belajar merangkak, atau jangan pernah menyimpan minyak tanah/racun serangga di dalam botol bekas minuman karena tidak tertutup kemungkinan anak akan meminumnya. MOHON DIINGAT! ANAK TIDAK PERNAH SALAH jika menyangkut hal2 seperti ini..orang-orang yang lebih dewasa lah yang berkewajiban mencegah hal-hal bahaya agar tidak sampai terjadi pada anak.

2. CPR (Rsesusitasi Jantung Paru) : ini juga harusnya setiap orang dewasa bisa melakukannya. gue akuin gue lom pernah belajar gimana ngelakuin CPR..paling cuma pernah liat orang ngelakuin CPR di pilem2..lom pernah liat di kehidupan nyata. Ternyata ga susah (teorinya dan prakteknya) tapi kalo udah kejadian entah lah bisa ngelakuinnya apa ga..but at least qta belajar aja dulu ya..so kalopun ada kejadian qta udah punya bekal.
Gampangnya CPR itu adalah pemberian tekanan (kompresi) pada jantung dan pemberian oksigen (napas buatan) dari luar. CPR dilakukan apabila korban tidak sadar dan tidak dapat memberikan respon. Cek respon dengan memanggil nama, menepuk2. Pada anak cek respon di kaki dengan menepukknya, jika anak menangis berarti anak sadar.
Biar lebih mudahnya ini urutan CPR :
C : Clear the scene, jangan sampai ada korban berikutnya, jika tersengat listrik, aliran listriknya dulu yg dimatikan baru tolong korbannya
C : Check the response
C : Call For help
C : Compression : kompresi/tekanan pada tulang dada 30 x dengan posisi tangan lurus ke bawah, pangkal tangan yang menekan (bukan telapak tangan) lalu bahu yang bergerak turun
A : Airway Opening : pembukaan saluran udara
B : Breathing : dengan menutup/memencet hidung korban, beri napas buatan, dagu dipegang ke arah atas dilakukan 2x setiap 30x kompresi
C : C-A-B (diulang maksudnya gituh)

3. Emergency Call : harus punya no. telp Rumah Sakit/klinik terdekat..jadi selama qta melakukan pertolongan pertama, sambil qta menelpon Rumah Sakit untuk meminta bantuan

selanjutnya perawatan medis dilakukan oleh pihak yang lebih kompeten yaitu paramedis/pihak Rumah Sakit.

kalo liat di contoh bagian gawat darurat, TERSEDAK sepertinya sepele ya..tersedak/keselek biasanya sering terjadi pada anak2..tapi jangan pernah anggap tersedak itu sepele..karena sebenernya tersedak ini bahaya, tersedak mengganggu jalur pernapasan, apabila jalur pernapasan tertutup seluruhnya maka akan mengganggu kinerja paru2 sehingga tidak bisa menyebarkan oksigen ke jantung yang menyebabkan jantung pun tidak bisa menyebarkan darah ke seluruh tubuh yang mengakibatkan oksigen tidak sampai ke otak. Setelah jantung berhenti berdetak, 4 menit kemudian otak akan rusak. if ur brain is damaged, u’ll be living like vegetable..

Ciri-ciri TERSEDAK : tidak dapat bicara, tidak dapat menangis atau suara lemah, suara tinggi ketika bernapas, kesulitan bernapas, batuk lemah, warna kulit, mulut & kuku membiru, hilang kesadaran jika benda tidak segera dikeluarkan. tersedak pada anak2 kebanyakan karena menelan mainan, kancing baju, ataupun benda2 kecil yang ada di dalam rumah.

Pertolongan pertama yang bisa dilakukan pada saat anak tersedak adalah dengan Manuver Heimlich yaitu dengan 5 tepukan di punggung dan 5 tepukan di dada, tangan tetap menyangga leher dan punggung anak. Jika anak sudah besar, maka Manuver Heimlich dilakukan dengan cara memegang anak dari belakang, peluk anak dengan posisi tangan qta di bawah perut si anak, lau tekan ke arah atas sampai benda asing itu keluar dari mulutnya (ini juga sering liat di pilem2 niy..hehe) Jika anak tetap tidak ada respon baru beri CPR. Namun jangan lakukan Manuver Heimlich apabila anak bernapas normal, menangis ataupun batuk hebat.


sumber gambar dari sini

Pada bahaya TENGGELAM yang harus dilakukan pertama kali adalah segera keluarkan korban dari air, lanjutkan dengan CPR bila perlu (inget tadi C-C-C-C-A-B-C). Pencegahan : Pasang pagar di sekeliling kolam renang/ikan, selalu awasi anak yang berenang sekalipun sudah bisa berenang, jangan tinggalkan nayi/batita sendirian di dalam bak mandi. ANYTHING CAN HAPPEN..

Jika anak terkena SENGATAN LISTRIK, yang harus dilakukan pertama kali adalah mematikan aliran listrik untuk memastikan qta tidak tersengat listrik. jika tiudak memungkinkan jauhkan anak dari sumber listrik. Beri CPR bila perlu. Bawa ke Rumah Sakit untuk observasi lebih lanjut. Pencegahan : buat stop kontak listrik di atas agar tidak terjangkau anak, jika terlanjur di bawah tutup stop kontaknya, awasi selalu anak jangan sampai bermain dengan listrik.

Pada reaksi ALERGI BERAT, gejalanya adalah gatal-gatal berat
(btw biduran bukan reaksi alergi berat ya ibu2 bapak2..😛 ), bengkak parah pada bibir/tenggorokan sehingga sesak napas, dapat disertai mual/muntah/diare. Pertolongan pertama yang bisa dilakukan adalah dengan memberikan antihistamin, baringkan dengan posisi terlentang dan kaki lebih tinggi daripada kepala, longgarkan pakaiannya dan tutupi dengan selimut, jika muntah, miringkan kepalanya untuk menghindari tersedak, lakukan CPR bila perlu

Jika terjadi TRAUMA akibat terjatuh, kecelakaan, diguncang-guncang (shaken baby syndrome), yang harus diperhatikan adalah cidera otak dan saraf di tulang punggung, hindari tindakan yang malah menimbulkan kerusakan lebih lanjut.
Pertolongan pertama yang bisa dilakukan adalah cek respon, jika perlu lakukan CPR dan minta bantuan. PERHATIAN : jika korban tidak sadar ataupun sadar tetapi bagian leher dan kepala ataupun anggota badan yang laen tidak dapet digerakkan/sakit, JANGAN DIPINDAHKAN (jangan diapa2in deh) tunggu sampai bantuan dateng, karena itu berarti ada cedera otak/saraf, jika digerakkan sembarangan akan memperparah. Jika si korban bisa menggerakkan anggota badan, maka cedera pada kaki/tangannya diimobilisasi yaitu diikat ke kaki sebelahnya atau ke badan supaya tidak bergerak2. Jika ada, kompreslah bagian yang cedera dengan campuran air dingin dan es dalam plastik, lepas setiap 15 menit.

kemungkinan Cidera Otak jika ada tanda-tanda ini dalam waktu 2 x 24 jam :
1. kehilangan kesadaran atau rewel LUAR BIASA
2. Sakit Kepala berkepanjangan
3. Muntah lebih dari 2 kali dan tidak ada hubungannya dengan makanan
4. Sulit berjalan, sulit dibangunkan
5. Kejang
6. Ukuran pupil tidak sama atau tampak lingkaran hitam di sekitar mata
7. Keluar cairan/darah dari telinga/hidung
Segera citiscan atau MRI jika ada tanda2 ini.

Jika terjadi KERACUNAN
– kalo tertelan maka keluarkan bila masih ada di mulut, jangan sengaja membuat anak muntah, jangan berikan susu atau lainnya.
– kalo terkena kulit/mata bilas dengan air suhu ruang selama 15 menit, jangan oleskan apapun pada kulit yang terkena.
– kalo terhirup, bawa anak keluar ruangan untuk menghirup udara segar, jika anak tidak bernapas jangan lakukan CPR, cukup kompresi dada saja, jangan beri napas buatan mencegah ikut keracunan.

Jika terjadi LUKA BAKAR, pertolongan pertama yang dilakukan adalah dengan mendinginkan bagian yang terbakar dengan air mengalir, setelah dingin, tutuplah bagian yang terbakar, jika melepuh jangan dipecahkan. Luka bakar yang dalam biasanya tidak terasa nyeri karena syarafnya sudah rusak, jika hal ini terjadi langsung dibawa ke Rumah Sakit, begitu pula dengan luka bakar ringan yang terjadi lebih dari 20 %, dan jika terjadi luka bakar pada wajah, kepala, tangan dan alat kelamin.

Apabila terjadi LUKA, GIGITAN HEWAN atau PENDARAHAN, pertolongan pertama yang bisa dilakukan adalah dengan membersihkan luka dengan air mengalir selama 10-15 menit, cuci dengan air sabun lalu tutup dengan kasa steril. Tekan area yang berdarah tepat di atasnya selaam 15 menit dengan kain bersih, lalu bawa ke dokter. Jangan pernah melakukan torniquet (pengikatan di atas bagian yg luka, bukan tepat di lukanya) lebih dari 15 menit. Jika tergigit ular, jangan dihisap, pasanglah ikatan dengan kain di atas dan bawah luka gigitan lalu bawa ke dokter.

Jika terjadi MIMISAN, dudukkan anak dengan kepala sedikit maju, sebaiknya posisi kepala tidak ditengadahkan karena darah akan turun ke tenggorokan dan bisa menyebabkan muntah, tekan hidung dengan tissue atau lap bersih selama 10 menit. Mimisan umunya tidak berbahaya dan akan berhenti dengan sendirinya. Yang berbahaya itu apabila pecah pembuluh darah di belakang namun ini biasanya terjadi pada orang dewasa.

Ada satu lagi yang disampaikan oleh dokter muda ini..hal ini sudah marak terutama di Luar Negeri..di beberapa negara bagian di Amerika bahkan sudah ada undang2nya..yaitu NO DIALING, NO TEXTING WHILE DRIVING. Kalo rajin google, pasti sering liat tayangan video korban dari orang2 yang menyetir sambil sms-an or nelpon. Bahayanya bahkan lebih tinggi dibandingkan dengan menyetir dalam keadaan mabok. so start with yourself..kalo nyetir jangan sambil nelpon, smsan, bbm/ping/YM or whatever u call it..

jangan jadiin orang laen korban dari kelalaian qta..kebanyakan yang menjadi korban adalah orang yang ditabrak bukan si pengemudi yg bersmsan itu..karena pada saat pengemudi bersms/chat (apalagi dengan HP QWERTY yang lebih ribet lagi makenya khan), maka konsentrasinya terpecah, ada hal2 yang hilang dari pandangannya..di situlah biasanya terjadi kecelakaan yang korbannya adalah orang2 yang ga salah.

Di Indonesia sendiri memang juga udah ada undang2nya..tapi pelaksanaannya kayanya belom menyeluruh..masi banyak banget orang yang lalai pake HP saat nyetir..*termasuk gue siy kadang2 kalo udah macet malah mainan HP huhu* *plaaakk* *ampuunn* *ga lagi deh*

Well at least sekarang kalo udah tau, pilihannya ada di qta khan? mau berubah atau ga, it’s all up to us..

sebenernya masi ada lagi bahasannya tapi kaya’nya ini udah kepanjangan deh..semoga bermanfaat ya sharing tentang kegawatdaruratan ini..

BheBoth

2 thoughts on “Panic Attack!

  1. Salam kenal🙂. Makasih udah sharing ilmunya ya. Very useful🙂

    Di Arkansas tempat aku tinggal, adanya Law for No Texting while Driving. Bahaya bener sih emang. Tapi kalo No Dialing kayaknya masih rekomendasi aja. Dan buat yg merasa kalo udah pake headset berarti lebih aman, salah bgt deh. Justru ada studi yg menunjukkan kalau kita telp dgn handset kita lebih “sadar” kalo kita lagi melakukan 2 hal: driving dan dialing. Tapi dgn handset, kita justru kadang kehilangan konsentrasi menyetir kita.

    Nambahin sedikit soal CPR boleh yah? CPR harus dilakukan ditempat datar (meja, lantai, tanah, dsb), jangan ditempat empuk seperti tempat tidur, sofa, dsb karna akan membuat kompresi kurang efektif. Daaan, pd saat kompresi harus kuat. Jangan takut mematahkan tulang iga, karna patah tulang iga lebih gampang diperbaiki drpd tdk bernafas🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s